Metode Bercerita dalam Pembelajaran PKn- SD

Anak-anak pasti suka dongeng.  Kegiatan mendongeng atau bercerita ini dapat guru gunakan dalam menciptakan pembelajaran PKn yang menyenangkan. Metode bercerita ini dapat menarik minat belajar siswa. Selain itu  memiliki tujuan yang luhur karena  bermuatan  pesan moral yang baik dan sangat berarti  bagi perkembangan  jiwa anak. Mendongeng pun menjadi cara termudah mengajari sesuatu kepada anak anak tanpa kesan menggurui. Dengan kata lain tujuan utama mendongeng adalah memperkaya  pengalaman batin anak dan mengajarkan ilmu pengetahuan dan pendidikan dengan cara yang paling sederhana dan menarik – (  Kak Kusumo –  http://www.rajadongeng.com . )

Menciptakan pembelajaran PKn yang menyenangkan dengan metode  bercerita,  menjadi salah satu teknik pembelajaran yang berguna dalam membangun  karakter dan kepribadian siswa.  Dalam kegiatan ini,  guru harus pandai memilih cerita yang sesuai dengan perkembangan anak ,  pun  diselaraskan dengan tujuan pembelajaran atau Kompetensi Dasar yang sedang ditanamkan . Ajaklah anak-anak duduk melingkar di atas karpet. Perlihatkan buku yang akan dibacakan. Kondisikan siswa agar fokus pada cerita yang akan disampaikan . Baca lebih lanjut

Mengenal Kegiatan Musyawarah – PKn Kelas 2 SD

” Horeeee!!”

Teriakan anak-anak kelas 2 memenuhi ruangan ketika bu guru  mengatakan bahwa pelajaran PKn  hari ini kita akan melaksanakan kegiatan musyawarah dengan mengadakan pemilihan ketua kelas. Pelajaran dimulai dengan tepuk belajar , bermain tepuk perkalian, menyanyikan lagu Ampar-Ampar Pisang lalu Rasa Sayange dan  akhirnya bu guru menyampaikan kegiatan hari ini yang disambut sorak-sorai anak-anak. Sebelum pelaksanaan pemilihan ketua kelas, bu guru mengajukan 2 pilihan pada kami. Kami dipersilahkan untuk memilih  jenis musyawarah yang akan diadakan. Baca lebih lanjut

Sulitnya PKN untuk Anak SD ?

Setiap kali ada jadwal PKN anakku yang kelas IV SD selalu bilang “stres aku, stres! PKN ora mudheng-mudhengo (sama sekali ga ngerti)”. Sebagai ibu aku berusaha untuk mengetahuinya seperti apa sih materinya. Ealah ternyata membicarakan tentang negara, sistem pemerintahan, komponen-komponen negara. Wow la yo wae bocah dadi ra mudheng blas (Pantas saja anak jadi sama sekali ga ngerti!). Lha itu khan materi kuliah saya di fak Hukum.

Kenapa sekarang ga diajarkan tentang dasar negara, itu khan prinsip yang wajib diketahui oleh setiap warga negara ?

Menurutku untuk anak-anak SD, materi seperti yang diajarkan saat ini terlalu berat. Karena kakaknya yang sekarang klas I SMA saja bilang lho itu khan pelajaran aku klas II SMP, itu kan implementasinya. Ya kalau anak-anak SD bisanya hanya menghafalkan saja tanpa memahaminya.

Seyogyanya pelajaran PKN untuk SD hanya pengantar saja lebih ditekankan pada pengertian tentang dasar negara, dan landasan idiil negara. Dalam hal ini Pancasila dan UUD 1945. Untuk pemahaman diajarkan ketika di sekolah tingkat lanjutan.

“Terkadang memang ada benarnya.. membangun logika berfikir anak untuk memahami ideologi negara tidak sesederhana apa yang tertulis dalam text buku pelajaran. Dibutuhkan strategi dan kiat cara mengajar yang mampu mendekatkan pemahaman anak terhadap ideologi bangsanya itu. Idiom-idiom atau istilah-istilah hukum dan ketatanegaraan, termasuk istilah-istilah dalam aktivitas sosial dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang tertuang ke dalam kurikulum PKN untuk anak SD saat ini memang harus disederhanakan dengan mindset berfikir anak”.