Peran Orang Tua Agar Anak Berprestasi di Sekolah

Sekolah menjadi tempat belajar bagi anak. Sekolah memberikan serangkaian materi untuk mengasah dan mengembangkan kemampuannya. Di sekolah juga terjadi proses pendewasaan untuk anak. Namun sekolah bukan satu-satunya tempat untuk mendidik anak, masih ada keluarga dan lingkungan masyarakat. Kunci keberhasilan anak di sekolah tidak hanya karena guru saja, tetapi ada orang tua yang turut ikut serta. Pendidikan yang baik adalah melibatkan orang dewasa yaitu orang tua. Jika orang tua terlibat langsung dalam pendidikan anak di sekolah maka prestasi anak akan meningkat. Dibalik anak yang selalu berprestasi dan menamatkan pendidikannya dengan baik ada orang tua yang selalu mendukung.

Berikut beberapa yang harus dilakukan orang tua agar anak bisa berprestasi di sekolah:
1. Perhatian orang tua.
Orang tua sebaiknya memberikan perhatian pada anaknya, memberikan pengalaman dan pemahaman tentang nilai dan tujuan pendidikan. Ada usaha dari orang tua mengetahui perkembangan anak di sekolah, misalnya dengan berkunjung ke sekolah atau mengetahui lingkungan sekolah. Orang tua memberikan sarana dan mendukung minat anak, sehingga akan berkembang kemampuan anak selain itu juga akan berpengaruh pada aktivitas anak di sekolah. Baca lebih lanjut

Iklan

Metode Bercerita dalam Pembelajaran PKn- SD

Anak-anak pasti suka dongeng.  Kegiatan mendongeng atau bercerita ini dapat guru gunakan dalam menciptakan pembelajaran PKn yang menyenangkan. Metode bercerita ini dapat menarik minat belajar siswa. Selain itu  memiliki tujuan yang luhur karena  bermuatan  pesan moral yang baik dan sangat berarti  bagi perkembangan  jiwa anak. Mendongeng pun menjadi cara termudah mengajari sesuatu kepada anak anak tanpa kesan menggurui. Dengan kata lain tujuan utama mendongeng adalah memperkaya  pengalaman batin anak dan mengajarkan ilmu pengetahuan dan pendidikan dengan cara yang paling sederhana dan menarik – (  Kak Kusumo –  http://www.rajadongeng.com . )

Menciptakan pembelajaran PKn yang menyenangkan dengan metode  bercerita,  menjadi salah satu teknik pembelajaran yang berguna dalam membangun  karakter dan kepribadian siswa.  Dalam kegiatan ini,  guru harus pandai memilih cerita yang sesuai dengan perkembangan anak ,  pun  diselaraskan dengan tujuan pembelajaran atau Kompetensi Dasar yang sedang ditanamkan . Ajaklah anak-anak duduk melingkar di atas karpet. Perlihatkan buku yang akan dibacakan. Kondisikan siswa agar fokus pada cerita yang akan disampaikan . Baca lebih lanjut

Mengenal Kegiatan Musyawarah – PKn Kelas 2 SD

” Horeeee!!”

Teriakan anak-anak kelas 2 memenuhi ruangan ketika bu guru  mengatakan bahwa pelajaran PKn  hari ini kita akan melaksanakan kegiatan musyawarah dengan mengadakan pemilihan ketua kelas. Pelajaran dimulai dengan tepuk belajar , bermain tepuk perkalian, menyanyikan lagu Ampar-Ampar Pisang lalu Rasa Sayange dan  akhirnya bu guru menyampaikan kegiatan hari ini yang disambut sorak-sorai anak-anak. Sebelum pelaksanaan pemilihan ketua kelas, bu guru mengajukan 2 pilihan pada kami. Kami dipersilahkan untuk memilih  jenis musyawarah yang akan diadakan. Baca lebih lanjut

Tips Memotivasi Siswa Kelas Rendah (Kelas 1-3 SD) untuk Menyelesaikan Tugas

Kendala yang dihadapi guru di kelas bukan hanya masalah kognisi atau psikomotor saja. Masalah yang berhubungan dengan afeksi atau prilaku siswa terkadang menuntut guru untuk segera menanganinya.

Salah satu kendala yang dihadapi guru adalah sikap tanggung jawab dan kemandirian siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan guru di kelas. Kerap kita sebagai guru menemui anak yang tidak dapat menyelesaikan tugas misalnya menyelesaikan soal latihan di papan tulis untuk disalin dan dikerjakan di buku tulis siswa. Waktu yang tersedia selama 2 x 35 menit belum cukup bagi mereka untuk menuntaskan latihan itu. Akhirnya lagi dan lagi mereka tak selesai. Latihan soal di sekolah ujung-ujungnya buat PR saja. Jika hal ini berlangsung terus menerus tentu jiwa pendidik kita tergerak untuk memperbaiki prilaku belajar ini. Jika motivasi verbal sudah tidak dapat digunakan mungkin strategi ini dapat membantu. Salah satu strategi yang saya terapkan di kelas adalah dengan permainan balap mobil (baca: balap nulis) Baca lebih lanjut

Bagaimana Membangun Kepercayaan Diri Pada Anak?

Jakarta– Tidak sedikit orang tua yang mengeluh anak mereka tidak percaya diri ketika berada di luar zona nyamannya yaitu rumah. Anak menjadi malu dan cenderung tidak berani melakukan sesuatu sendiri. Bagaimana caranya membangun kepercayaan diri anak?

Psikolog anak, D’Arcy Lyness mengungkapkan menjadi seorang anak memang butuh kepercayaan diri. Seperti dilansir Kids Health, ada banyak hal baru yang akan anak temui seperti pergi ke sekolah baru atau keluar dari rumah untuk pertama kalinya.

Para orang tua tentu ingin agar anak mereka bisa melakukan sesuatu sendiri sehingga anak berani menghadapi tantangan baru dan tentu saja percaya diri. Namun perlu diingat, setiap anak tidaklah sama.

Anak membangun kepercayaan diri mereka bukan hanya karena orangtuanya mengatakan mereka ‘hebat’ atau ‘pintar’. Anak merasa percaya diri karena prestasi yang mereka lakukan sendiri baik itu kecil ataupun besar. Saat orangtua memberikan pujian untuk prestasi tersebut, itu adalah nilai tambah. Baca lebih lanjut

SDN 01 Pulogebang Wujudkan Persahabatan dengan Lingkungan

Jakarta, Radar Online

Mutu dan kwalitas pendidikan yang paling di utamakan disetiap sekolah, namun hal lain yang terjadi di Sekolah Dasar (SD) Negeri Pulogebang 01 Pagi Jakarta Timur (Jaktim), disamping dari pada itu membangun persahabatan dengan lingkungan dan tidak terlepas dari program pendidikan, keasrian, serta citra rasa kebersamaan dari lingkungan sekitar selalu menjadi prioritas.

Saat Radar Online meminta tanggapan mengenai pendidikan, Kepala Sekolah SDN Pulogebang 01 Pagi, Drs. Rimbo Iryanto, Mpd mengatakan,” Setelah merealisasi komunikasi yang terbangun dengan baik berbagai keberhasilan sudah diraih sekolah kami ini dan patut di dapat segenap pihak yang terlibat dengan sekolah,” ujar Rimbo belum lama ini.

Situasi aman dan nyaman adalah hasil kerja keras, prestasi bersama dan lingkungan adalah sahabat sejati,” ujarnya menambahkan.

Ditempat terpisah kami meminta komentar dari Anggota DPRD Komisi E DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, SE,MM lewat selulernya mengatakan,” Kalau di Pendidikan yang diutamakan kwalitas dan kwantitas sekolah, baik kemitraan dengan lingkungan atau masyarakat sekitar,” tandasnya. (Charles.M)

Pihak Sekolah Terbuka dengan Kehadiran Wartawan (Catatan Klarifikasi)

Belum lama ini tepatnya kurang lebih satu bulan yang lalu, lingkungan SDN 01 dan 02 Pulo Gebang di sambangi wartawan. Seperti biasa dan sudah rutin atau sering terjadi di setiap tahun ajaran baru, dinamika dan aktivitas masuk sekolah biasanya ada yang menarik dan menjadi sumber informasi bagi media untuk di publikasi. Seperti yang terjadi pula dilingkungan SDN pulo gebang Jakarta Timur ini. Wartawan, seperti  yang diinformasikan pihak keamanan sekolah, berusaha masuk ke lingkungan sekolah dengan justifikasi mencari informasi atau sumber berita tentang sekolah.

Setelah di telusuri ternyata kepentingannya untuk mencari tahu, apakah pihak sekolah baik di SDN 01 maupun di SDN 02 melakukan praktek-praktek pungutan liar sehingga mereka berhak menanyakan sumber informasi  tersebut.

Jika terkait dengan kepentingan tersebut, maka pihak sekolah dan komite sekolah tentu saja akan dengan tangan terbuka memberikan informasi kepada siapapun, termasuk wartawan yang jelas identitas dan media atau surat kabarnya untuk memberikan informasi yang obyektif tentang kondisi di lingkungan sekolah.

Dengan memberikan informasi tersebut, tentu saja diharapkan akan memberikan implikasi dan citra positif buat pihak sekolah apabila informasi yang disampaikan tersebut di publikasikan di media atau surat kabar dimana wartawan tersebut bertugas. Baca lebih lanjut

Jangan Takut Menghadapi Wartawan “Bodrex” yang kehadirannya Hanya Memeras

Instansi, lembaga atau perusahaan biasanya menjadi salah satu obyek bagi pers untuk mencari informasi dan sumber berita. Informasi yang diperoleh dari hasil kerja reportase wartawan diharapkan dapat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan informasi tersebut. Sebagai sebuah profesi luhur, kerja jurnalistik seorang wartawan tentu saja dilengkapi dengan identitas diri yang menunjukkan profesinya, termasuk surat kabar atau media yang menjadi bagian dari keberadaan wartawan tersebut ditengah-tengah masyarakat. Baca lebih lanjut